Cerita Tanpa Judul : Filosofi Hidup
Gadis itu selalu terlihat bahagia setiap kali aku bersamanya, tanpa kalian tahu bahwa di dalam dirinya dia menyimpan sejuta kesedihan dan tekanan yang tak bisa ia curahkan pada siapapun, entah mengapa ia senang sekali menyimpan rasa sakit itu sendiri, tapi yang ku tahu hanya satu, dia tidak ingin terlihat lemah.
“Ara, apakah kau baik-baik saja?”.
Ara mengalihkan pandangannya dari awan menatap wajah tampan Hyunjae dengan penuh kebingungan.
“Tentu, aku selalu baik-baik saja”. Ucapnya dengan sangat yakin
“Jangan berbohong, kau tahu kan bahwa aku tidak menyukai orang yang berbohong?” ucap Hyunjae dengan mata yang menatap tajam
Ara terlihat ragu untuk bercerita “Aku bingung Kak”
Hyunjae terlihat kebingungan dengan jawaban Ara “Bingung bagaimana? Apakah tentang manusia aneh itu lagi?”
“Bukan kak, tapi dengan hidupku”
“Ada apa dengan hidupmu? Apa yang membuatku khawatir, Ara?”
“Aku merasa hidupku tidak baik-baik saja, aku merasa bahwa hidupku tak berjalan sesuai dengan keinginanku, aku merasa bahwa hidupku penuh dengan kesedihan, tidak seperti orang lain.”
“Ara, hidup itu seperti cerita dalam buku novel, kau tahu?”
“Maksudmu apa?
“Hidup itu seperti buku novel dalam artian hidup adalah kumpulan rangkaian peristiwa yang sedang dan akan terjadi, penulis menulis cerita novel sebelum karakter utama dan karakter lainnya di ciptakan, kau tahu siapa penulis yang ku maksud?” Hyunjae mengalihkan pandangannya pada Ara sambil tersenyum.
“Tuhan, kah?” ucap Ara ragu
“Benar, Sebelum manusia dilahirkan garis takdirnya sudah Tuhan tulis, dan sudah Tuhan rencanakan, jadi untuk apa kau khawatir soal hidupmu, lakukanlah apapun yang kau inginkan, dan buatlah dirimu bahagia. Ara, hidupmu hanya sekali, kesempatan ini jangan kau buang hanya untuk mengkhawatirkan hal-hal yang buruk. Kau tenang saja, semua pasti akan baik-baik saja.” Hyunjae menatap Ara sendu.
-nunara-
Komentar
Posting Komentar