Seperti Daun Maple yang Rumit
(Foto: Ilustrasi dibuat dengan AI Factory/Nunara) Musim dingin telah berganti, kini bunga-bunga mulai terlihat bermekaran. Rasanya, musim semi saat ini sangat berbeda dengan tahun lalu. Entah mengapa, tapi daun kesayangan milik Sean tampak begitu sangat cantik. Dibawah pohon maple, aku raih sebuah kotak beludru berwarna biru pemberian Sean di dalam kantong jaketku. Aku pandangi kotak itu dengan banyaknya pertanyaan dalam benakku. "Mengapa?" dan "Ada apa?" Sean begitu aneh memberikanku kotak ini. Ia memberikanku dengan raut wajah yang tidak bisa aku artikan. Sean kekasihku, Sean sang pemilik hatiku, Sean yang menyukai daun maple, Sean yang menyukai warna biru itu, memang terlalu pelik untuk bisa aku jelaskan. Tidak banyak kalimat yang bisa aku deskripsikan mengenai dirinya. Namun, yang aku tahu, dia sedang tidak baik-baik saja saat ini. "Aku baik-baik saja, Jeano," ungkap Sean. Kalimat bohong yang selalu keluar dari dalam mulutnya itu, sungguh m...
