Ternyata Kisahku Belum Usai
Aku terdiam, saat senja mulai menampakkan pendar oranye pada cakrawala. Ku tatap dan ku rasakan angin yang berhembus semakin kencang.
Ruang kosong pada hatiku mulai bersuara, seakan ada rasa sesak yang tak bisa terjamahkan.
Sungguh, keadaan seperti ini mengingatkanku pada senja kala itu. Aku seperti dibawa ke masa lalu. Menyakitkan. Lagi-lagi aku hanya bisa merasakan tanpa melakukan. Lagi-lagi aku hanya bisa terdiam kala sanubariku berteriak memanggil namanya.
Aku sadar, ternyata kisahku belum usai dan sore itu, kubiarkan diri ini menikmati rasa sakitnya. Biarkan mati. Berharap angin membawa rasa ini bersamanya.
-nunara-
Komentar
Posting Komentar